Apa Itu Teknik JEO dalam Penulisan Artikel di Web?

Beberapa hari terakhir ini di grup Blogger Indonesia sedang ramai dengan pembahasan mengenai Teknik JEO. Alih-alih teknik SEO (Search Engine Optimization), teknik ini diberi nama berbeda yakni JEO. Sesuai nama pencetusnya, Jasa S. Pemilik blog Jaya S. JEO singkatan dari Jaya Engine Optimization.

 

Tak pelak, teknik yang dishare di grup Blogger Indonesia di Facebook ini jadi bahasan seru. Namun, lebih banyak yang mengolok-olok teknik itu karena cara yang digunakan tak ubahnya menggunakan teknik SEO, seperti yang selama ini dikenal dalam hal menaikkan traffic dan tulisan agar tampil di halaman pertama Google Seacrh.

 

Menurut Jaya S, teknik JEO adalah teknik mudah dan simple dalam mendorong artikel agar tampil lebih menonjol.

 

Tak banyak penjelasan apa itu Teknik JEO yang disebut oleh pemilik blog Jaya S.

 

Justru, Jaya S menjelaskan kelemahan teknik itu. Ia menyebut, teknik JEO itu cukup lemah dan hanya bisa bekerja dengan artikel di bawah 300 kata.

 

Tentu saja, hal itu menimbulkan pertanyaan di kalangan para blogger.

 

Pasalnya, teknik JEO ala Jasa S itu sebetulnya hanya bagian dari teknik SEO yang selama ini diajarkan oleh sejumlah pakar.

 

Saya sendiri, setiap mengajar di Google Gapura Digital Surabaya untuk kelas SEO juga menjelaskan beberapa cara baku tentang SEO.

 

Sebagaimana modul yang dibuat oleh Tim Google Indonesia, saya mengajarkan teknik SEO disertai sejumlah improvisasi untuk lebih menaikkan traffic blog maupun website.

Nah, teknik JEO ala Jaya S itu hanya sebagian kecil dari teknik SEO yang ada dalam SEO yang diajarkan di Google Gapura Digital.

 

Tentu saja, menurut saya teknik itu tidak akan berhasil mengalahkan teknik SEO yang benar.

 

Dengan SEO yang sudah bagus saja, terkadang artikel masih kalah popular oleh artikel lain.

 

Selain itu, penggunaan istilah JEO (Jaya Engine Optimization) juga menggelitik. Bukankah SEO itu singkatan dari Search Engine Optimization. Artinya, ada sebuah mesin pencari yang bekerja.

 

Lha kalau JEO? Jaya punya mesin apa?

 

Bukankah Google juga yang dipakai? Mesinnya pakai mesin Google. Bukan mesin Jaya.

 

Tapi tak apalah, anggap saja hiburan. Ada sisi positifnya yakni masih ada niat untuk menulis, ngeblog.

 

Kita butuh banyak penulis yang dapat member inspirasi, ilmu, wawasan, pencerahan dan satu lagi; hiburan.

 

Selamat Hari Blogger Indonesia, 27 Oktober 2020

Keep writing! Keep posting!

2 thoughts on “Apa Itu Teknik JEO dalam Penulisan Artikel di Web?”

Leave a Comment